RBCOM - Perjalanan Persib di AFC Champions League Two (ACL 2) berada di tepi jurang. Maung Bandung menghadapi jalan terjal untuk lolos ke perempat final ACL 2.
Pada leg pertama 16 besar, Thom Haye dkk kalah telak 0-3 dari tuan rumah Ratchaburi,Thailand, Rabu (11/2/2026) pekan lalu.
Namun demikian, meski tertinggal 0-3, kans pasukan Bojan Hodak untuk lolos ke 8 Besar ACL 2 belum sepenuhnya tertutup.
Tapi syaratnya, pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (18/2/2026), pukul 19.15 WB, tim kebanggaan bobotoh ini kudu meunang dengan selisih empat gol.
Jika menyimak kelangsungan laga Ratchaburi vs Persib di Stadion
Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)
Baca Juga : Comeback atau Gugur? Barba Bicara Peluang Persib di 16 Besar ACL Two
Kalau pun Ratchaburi bermain lebih agresif, itu lantaran mereka bermain di kandang sendiri yang pastinya mendapat dukungan dari para suporternya.
Sayangnya, lengahnya pemain belakang dan lemahnya lini tengah Persib, berakibat gawang Teja Paku Alam kebobolan di menit ke-5.
Tentu saja gol itu membuat agresivitas permainan Persib terganggu. Upaya untuk menyamakan kedudukan langsung dilakukan, peluang juga terbuka lebar, tapi sulit membuat gol karena pemain depan Persib mandul.
Alih-alih mengejar ketertinggalan, tidak sigapnya para pemain belakang dalam mengantisipasi serangan balik lawan, malah gawang Teja Paku Alam yang kebobolan lagi.
Bahkan Ratchaburi bisa memanfaatkan ketidaknyamanan permainan tim tamu, dan menambah keunggulan menjadi 3-0 hingga peluit akhir dibunyikan wasit.
Baca Juga : Hodak Percaya Keajaiban Sepak Bola, Persib Targetkan Comeback Dramatis
Dalam sepak bola, tidak ada yang tidak mungkin. Semuanya bisa terjadi. Begitu pula dengan Maung Bandung yang tertinggal agregat, tapi masih tetap memiliki kesempatan pada leg kedua.Tekad untuk tampil lebih baik, kudu ditunjukkan saat bermain di kandang.
Bermain di hadapan bobotoh bisa menjadi suntikan motivasi tersendiri. Atmosfer GBLA yang dikenal angker bagi tim tamu diharapkan mampu mendongkrak mental para pemain.
Untuk menerkam The Dragon, julukan Ratchaburi 4-0 bukan tugas yang gampang. Bojan Hodak kudu sudah menyiapkan pasukan siap tempur untuk tampil habis-habisan di GBLA.
Dengan cengkeraman tajam yang dimilikinya, Maung Bandung kudu ditugaskan mengunyah gol cepat di babak pertama minimal 1-0.
Di paruh babak kedua, dengan tenaga dobel upayakan tampil dengan cara berbeda untuk merusak strategi lawan sehingga membuka peluang untuk menggandakan keunggulan.
Memasuki menit ke-75, Bojan Hodak kudu menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain ekstra keras agar lawan tak nyaman.
Di saat pertahanan lawan goyah, Persib kudu bisa mencetak gol tambahan. Bagaimana jika tim tamu mencetak gol ?
Asal Persib bisa unggul 4-1, 5-2 atau selisih 3, Maung Bandung punya kans untuk menyingkirkan The Dragon.
Jadi, sejatinya, Persib ulah dituntut kudu langsung meunang 4-0.
Meunang 3-0 hingga pertandingan 2 x 45 selesai, sudah oke. Karena pertandingan akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2 x 15 menit.
Baca Juga : Didukung Bobotoh, Beckham Optimistis Persib Bangkit di ACL Two
Disini Maung Bandung punya kesempatan hade untuk memulangkan tim tamu dengan kepala menunduk.
Jika dalam perpanjangan waktu baik Persib maupun Ratchaburi tidak ada yang mencetak gol, pertandingan akan dilanjutkan dengan adu penalti.
Namun dengan sedikitnya 35.000 penonton yang melulu bobotoh, mereka tak akan berhenti meneror tim lawan di laga krusial ini.
Melihat permainan Ratchaburi saat mengalahkan Persib di leg pertama, sebenarnya tidak terlalu istimewa.
Kemenangan yang didapat, karena mereka bermain di kandang sendiri dan Persib bermain tidak seperti biasanya.
Di tim Ratchaburi ada beberapa pemain yang harus dimatikan pergerakannya. Antara lain Denilson Junior, Pedro Tana, dan Gabriel Mutombo.
Namun, andaikan saja Bojan Hodak berani tampil dengan strategi sekaligus formasi berbeda dengan di leg pertama, bukan tidak mungkin GBLA bisa meledak. # INI RASANYA SUPER
Kiper tetap Teja Paku Alam. Bek kanan Eliano Reijnders. Patricio Matricardi dan Federico Barba bek tengah. Bek kiri Layvin Kurzawa.
Di depan barisan belakang, Marc Klok bisa berduet dengan Adam Alis sebagai gelandang bertahan.
Kemudian sayap kiri bisa dipercayakan kepada Beckham Putra, gelandang serang Thom Haye, sayap kanan Ulliam Barros, dan ujung tombak Sergio Castel.
Pengamat sepak bola di Bandung Utara, Soni Santani, mengemukakan, tertinggal 0-3 di leg pertama harus dievaluasi kesalahannya.
" Kalau sudah jelas, apa yang mesti diperbaiki pelatih, tinggal dijalankan. Dan saya tetap.optimis Persib bisa melangkah ke perempat final ACL 2, " ujar Sarjana jebolan FPOk IKIP, kini UPI, Bandung.
Lain halnya dengan Salahuddin Al Ayubi, sebagai tokoh olahraga yang mengidolakan Persib, ia yakin Persib akan menang di laga kedua.
" Tapi, prediksi saya Persib paling banter menang 3-1 atas Ratchaburi, " celoteh pria yang Selasa (17)2/2026) dilantik sebagai Ketua Umum Percasi Kota Bandung.
" Asal maenna diedankeun, Maung Bandung bisa merajalela.
Rek 3-0 heula atawa langsung 4-0, nu penting bobotoh puas, " ceuk Budi black, pentolan Superfriends & punggawa Viking Persib Club Setiabudi Regency, Bandung Kota.
Bagi bobotoh baik Viking Persib Club, Superfriends, Bomber, dan pecinta Persib lainnya yang tidak kebagian tiket, nonton bareng (nobar) saja karena laga krusial ini akan live di RCTI dan Video mulai pukul 19.15 WIB.
Menarik dinantikan duel Persib vs Ratchaburi di leg kedua 16 Besar AFC Champions League Two musim ini.
Apakah Maung Bandung mampu bangkit dan menciptakan magis di Bandung ? Sampai jumpa di GBLA !
Penulis : H. Soleh Subary
Editor : Daddy Mulyanto
TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV
Follow Berita Republik Bobotoh di Google News
Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy