Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (MO Persib)
RBCOM - Nasib Bojan Hodak bersama Persib Bandung hingga kini masih belum menemui kepastian. Padahal, manajemen Maung Bandung disebut sudah lebih dulu mengajukan penawaran kontrak baru kepada pelatih asal Kroasia tersebut.
Namun, proses perpanjangan kerja sama belum juga rampung karena Bojan memilih menunda pembicaraan final. Fokus menyelesaikan musim dan situasi pribadi yang tengah dihadapinya menjadi alasan utama.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan memastikan komunikasi antara manajemen dan Bojan sebenarnya sudah berjalan cukup lama.
"Obrolan mah sudah ada dari lama ya, cuma kami juga sangat menghormati Bojan, beliau ingin fokus dulu sampai akhir musim," kata Adhitia pada Selasa (19/5).
Baca Juga : Persib Siaga Penuh Jelang Laga Penutup Musim, Bobotoh Diajak Jaga GBLA Tetap Kondusif
Manajemen Persib memahami kondisi emosional Bojan setelah sang ibu meninggal dunia dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, klub memilih memberi ruang dan tidak terburu-buru meminta keputusan.
"Jangan khawatir, nanti setelah tanggal 23 [laga terakhir musim ini] kami pasti akan duduk bareng dan akan memberikan informasi terbaru sama teman-teman semua," ujarnya.
Tawaran Gaji Disebut Naik
Spekulasi mengenai nilai kontrak yang dianggap belum sesuai juga langsung dibantah pihak klub. Persib memastikan tawaran baru yang diberikan kepada Bojan justru mengalami peningkatan dibanding kontrak sebelumnya.
"Oh naik, dong! Bojan kan bilang offering-nya good [tawaran yang diberikan bagus]. Apa lagi?" kata Adhitia sambil tertawa saat ditemui jurnalis di Graha Persib, Kota Bandung.
Manajemen menegaskan Bojan tetap menjadi sosok penting dalam proyek Persib ke depan. Meski begitu, klub juga tetap mempertimbangkan berbagai aspek dalam proses negosiasi.
"Kami percaya bahwa Bojan itu pelatih yang tepat buat kami, tapi kami juga punya rules [aturan] yang kami juga tahulah bahwa ada maksudnya ini reasonable [beralasan] buat kami apa enggak."
Fasilitas Latihan Jadi Perhatian
Selain kontrak, peningkatan fasilitas latihan juga menjadi salah satu pembahasan dalam komunikasi antara kedua pihak. Adhitia mengakui Bojan berharap adanya peningkatan sarana penunjang tim, meski hal itu bukan syarat mutlak untuk bertahan.
Persib sendiri berkomitmen terus melakukan pengembangan fasilitas agar mampu mendukung kebutuhan tim secara maksimal.
"Pasti ada beberapa personal reason [alasan pribadi] yang dia juga lagi pertimbangkan. Kami akan berusaha yang terbaik untuk memastikan dia juga bisa stay [bertahan] bersama Persib."
"Semua pelatih pasti minta yang sama ya, fasilitas, tapi kalau boleh jujur-jujuran, fasilitas terbaik sekarang di Indonesia di mana? [Bali United] Betul, enggak banyak yang punya itu," katanya.
Empat Klub ASEAN Mulai Dikaitkan
Belum adanya kepastian kontrak membuat masa depan Bojan Hodak mulai dikaitkan dengan sejumlah klub di Asia Tenggara. Rekam jejaknya yang cukup sukses di kawasan ASEAN membuat namanya tetap memiliki daya tarik tinggi.
Salah satu klub yang disebut berpotensi menjadi pelabuhan berikutnya adalah Kuala Lumpur City FC. Klub Malaysia itu memiliki sejarah manis bersama Bojan setelah sukses menjuarai Malaysia Cup 2021 serta melaju hingga final AFC Cup 2022.
Selain KL City, BG Pathum United dari Thailand juga dinilai bisa menjadi opsi menarik. Klub tersebut dikenal ambisius dan kerap melakukan perubahan demi menjaga performa tim di level tertinggi.
Nama Selangor FC ikut masuk dalam spekulasi. Meski kini telah memiliki pelatih baru, reputasi Bojan di kompetisi Malaysia dinilai masih sangat kuat dan relevan untuk klub dengan tekanan besar.
Sementara itu, Hanoi FC dari Vietnam juga disebut dapat menjadi destinasi potensial apabila klub tersebut melakukan evaluasi besar di akhir musim.
Pengalaman Bojan menangani klub besar di Asia Tenggara dianggap cocok dengan karakter Hanoi FC yang memiliki target tinggi di level domestik maupun Asia.
Kini, keputusan akhir tetap berada di tangan Bojan Hodak. Persib berharap sang pelatih tetap melanjutkan proyek bersama Maung Bandung, namun ketidakpastian situasi membuat berbagai spekulasi terus berkembang menjelang berakhirnya musim.****