Gelar RUPST, Bank bjb Bagikan Dividen Rp941,97 Miliar

Gelar RUPST, Bank bjb Bagikan Dividen Rp941,97 Miliar

REPUBLIKBOBOTOH - Bank bjb menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020 di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel Bandung, Selasa 6 April 2021.

Pada RUPST itu dilakukan persetujuan atas penetapan penggunaan sebagian laba bersih Perseroan untuk pembayaran dividen, yakni sebesar Rp941,97 miliar atau sebesar Rp95,74 per lembar saham.

Angka tersebut setara dengan 56% dari laba bersih yang berhasil dibukukan oleh bank bjb di Tahun Buku 2020, yaitu sebesar Rp1,7 triliun.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sangat gembira atas performa bank bjb yang termasuk terbaik di Indonesia.

Dia mengemukakan bank bjb pada 2020 meraih laba bersih hampir Rp1,7 triliun dan dikembalikan kepada para pemilik dalam bentuk dividen sekitar Rp940 miliar.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Ini adalah contoh perusahaan yang sangat sehat dengan adanya laba yang masuk lagi ke kas dan akan kembali untuk rakyat," kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu usai RUPST.

Dia mengatakan, ada kenaikan dividen yang diberikan sekitar Rp16 triliun dibandingkan dengan dividen tahun lalu. "Bayangkan, di bank lain turun, di bank bjb kami menargetkan sama bahkan ini malah naik," ujarnya

Pada kesempatan itu, Kang Emil pun menginformasikan ada perubahan di jajaran pengurus bank bjb dengan adanya pergantian komisaris dan direksi. Menurutnya, pergantian itu semata-mata merupakan strategi untuk menjadi perusahaan yang lebih baik.

Emil menilai keberhasilan yang dicapai bank bjb semakin meningkatkan kapasitas bank yang berkantor pusat di Bandung ini dan bank bjb diharapkan terus ekspansi.

"Dengan keberhasilan ini kami meminta di tahun 2021 bank bjb ekspansi ke seluruh Indonesia. Kapasitas bank bjb saat ini sudah memadai. Insya Allah bank bjb bakal hadir di seluruh Indonesia," katanya usai RUPST.

Sementara itu, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengemukakan kesiapannya untuk ekspansi ke sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Saat ini, kata Yuddy, bank bjb sudah hadir di 14 provinsi dan membidik pembukaan di tiga provinsi lagi pada 2021, salah satunya di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, RUPST tersebut memberikan persetujuan atas Laporan Tahunan Direksi termasuk pengesahan Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2020.

Dengan agenda tersebut, RUPST juga sekaligus memberikan pelepasan atau pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilaksanakan sepanjang Tahun Buku 2020.

Kegiatan RUPST ini dihadiri oleh 33 Kepala Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan Banten atau kuasanya serta para pemegang saham publik. Dilakukan pula persetujuan atas penetapan penggunaan sebagian laba bersih Perseroan untuk pembayaran dividen, yakni sebesar Rp941,97 miliar atau sebesar Rp95,74 per lembar saham. Angka tersebut setara dengan 56% dari laba bersih yang berhasil dibukukan oleh bank bjb di Tahun Buku 2020, yaitu sebesar Rp1,7 triliun.

Selain itu, dilakukan pula penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perseroan, persetujuan atas pembaharuan Rencana Aksi Perseroan, persetujuan atas rencana penambahan modal Perseroan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan penyesuaian Remunerasi Pengurus Perseroan.

RUPST juga telah memberikan kuasa dan kewenangan kepada bank bjb dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan dan praktik tata kelola yang baik untuk mengatur tata cara pembayaran dividen tahun 2020.

Sesuai dengan keputusan RUPST, terdapat perubahan pada susunan Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb, sehingga setelah ditutupnya RUPST ini maka susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama Independen Farid Rahman, Komisaris Muhadi dan Dedi Taufik, sedangkan Komisaris Independen Fahlino F. Sjuib dan Tubagus Raditya Indrajaya.

Sedangkan di jajaran direksi, Direktur Utama Yuddy Renaldi, Direktur Konsumer dan Ritel Suartini, Direktur Komersial dan UMKM Nancy Adistyasari, Direktur Operasional Tedi Setiawan, Direktur Keuangan Nia Kania, Direktur Kepatuhan Cecep Trisna, Direktur Information Technology, Treasury & International Banking Rio Lanasier.

Meski di tengah gejolak pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi global, bank bjb tetap mampu bertumbuh dengan sangat baik dimana industri perbankan nasional mengalami penurunan sebesar -33,08%.

Sepanjang 2020, bank bjb berhasil mencatatkan perolehan laba dan kinerja yang positif, ditunjukan lewat perolehan laba bersih yang naik sebesar Rp 126 miliar atau tumbuh sebesar 8,0% year on year (y-o-y), atas pencapaian ini pertumbuhan bank bjb mampu tumbuh di atas rata-rata industri perbankan nasional maupun pertumbuhan di kelompok Bank Pembangunan Daerah yang pertumbuhannya sebesar 5,64%.

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Editor: Sirojul Muttaqien

Piksi

Berita Terkini