Pindah Haluan, Eriyanto Punya Jagoan Baru di Piala Dunia 2022

Pindah Haluan, Eriyanto Punya Jagoan Baru di Piala Dunia 2022 Eriyanto. (Adam Husein/Republik Bobotoh)

REPUBLIK BOBOTOH - Pemain bertahan Persib, Eriyanto rupanya memiliki tim favorit baru di ajang Piala Dunia 2022 yang tinggal beberapa hari lagi digelar di Qatar.

Eriyanto mengaku di ajang Piala Dunia edisi kali ini akan mendukung Timnas Argentina menjadi juara turnamen sepak bola terakbar dan paling bergengsi itu.

Sebenarnya, Eriyanto selalu mengunggulkan Timnas Italia di ajang Piala Dunia sebelumnya. Namun karena Timnas Italia tak lolos babak final Piala Dunia, maka ia berpindah haluan untuk mendukung Tim Albiceleste.

Baca Juga : David da Silva Bicara Kegiatan Persib Hari Ini di Arena Paintball

"Tim jagoan gak ada euy, gak lolos. Italia, sekarang jagoin tim Tango, Argentina," ujar pria asal Sukabumi itu pada Kamis, 17 November 2022.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Pemilihan Eriyanto bukan tanpa sebab. Pasalnya eks penggawa Persis Solo itu, melihat tim besutan Lionel Scaloni itu dalam tren yang positif setelah mendapatkan gelar juara di Copa America.

"Dilihat dari komposisi pemain juga dan kemarin habis juara di Copa, otomatis pasti mentalnya bagus," tambahnya.

Baca Juga : Reaksi Pemain setelah Persib Gagal Uji Coba Lawan Tim Liga 1

Tak hanya tren positif, fullback berusia 26 tahun itu yakin komposisi tim di skuat Argentina akan tampil maksimal. Termasuk Lionel Messi, dinilainya akan tampil habis-habisan demi melengkapi gelar yang belum pernah diraih sepanjang karirnya.

"Ini mungkin jadi Piala Dunia terakhir buat Messi, kemungkinan, dia pasti bakal habis habisan untuk mendapatkan satu trophy yang belum pernah dia dapatkan," tutupnya.**

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Raffy Faraz | Editor: M Taufik

Piksi

Berita Terkini