Termasuk Persib, Ini Daftar Klub Liga 1 yang Sudah Memiliki Pemain Asing ASEAN

Termasuk Persib, Ini Daftar Klub Liga 1 yang Sudah Memiliki Pemain Asing ASEAN Daisuke Sato (Adam Husein/Republik Bobotoh)

REPUBLIK BOBOTOH - Perubahan regulasi pemain asing membuat klub-klub Liga 1 gencar berburu pemain dari negara tetangga di kawasan ASEAN atau Asia Tenggara.

Seperti diketahui pada kompetisi musim 2023-2024, kuota pemain asing ditambah menjadi enam dengan skema 5+1 pemain ASEAN, yang mana klub wajib memiliki minimal satu pemain dari negara di kawasan Asia Tenggara.

Beberapa klub sudah memastikan kewajiban memiliki satu pemain asing ASEAN, salah satunya Persib Bandung, yang memang sejak musim lalu telah memiliki pemain dari kawasan Asia Tenggara yakni Daisuke Sato (Filipina).

Baca Juga : Persib Berharap Kompetisi Musim Depan tidak Terganggu Agenda Politik

Meski sudah memiliki pemain ASEAN, tetapi rumor yang berkembang menyebutkan Persib akan kembali mendatangkan pemain dari kawasan ASEAN. Nama striker Timnas Malaysia, Safawi Rasid sempat ramai diperbincangkan dan dikaitkan dengan Persib.


Selain Persib, klub yang sejak musim lalu memiliki pemain ASEAN adalah Barito Putera yaitu Mike Ott (Filipina) yang belum lama ini kontraknya diperpanjang oleh Laskar Antasari.

Sementara beberapa klub di antaranya PSS Sleman, Persita Tangerang, Borneo FC Samarinda, Madura United dan Persik Kediri. Sedangkan mayoritas tim lainnya sampai saat ini, belum mengumumkan pemain asing ASEAN.

Baca Juga : Ternyata Ini Alasan Persib Gelar TC di Yogyakarta

Daftar sementara pemain asing ASEAN di Liga 1 musim 2023-2024 hingga Senin 29 Mei 2023:

1. Daisuke Sato (Persib Bandung/Filipina)

2. Anthony Pinthus (PSS Sleman/Filipina)

3. Christian Rontini (Persita Tangerang/Filipina)

4. Win Naing Tun (Borneo FC/Myanmar)

5. Mike Ott (Barito Putera/Filipina)

6. Jacob Mahler (Madura United/Singapura)

7. Simen Lyngbo (Persik Kediri/Filipina).**

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Taufik | Editor: M Taufik

Piksi

Berita Terkini