Standarisasi Stadion Liga 1 2023/2024, PSSI dan PT LIB Kunjungi 17 Stadion

Standarisasi Stadion Liga 1 2023/2024, PSSI dan PT LIB Kunjungi 17 Stadion Stadion GBK Jakarta. (pssi.org)

REPUBLIK BOBOTOH - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) terus melakukan persiapan jelang digelarnya kompetisi Liga 1 2023/2024.

Sejauh pekan lalu, kedua belah pihak sudah melakukan proses standarisasi stadion yang akan digunakan para peserta kompetisi.

Sebanyak 17 stadion sudah dikunjungi oleh PSSI dan PT LIB, meski ada beberapa yang menunggu giliran seperti Stadion GBLA, Si Jalak Harupat, Sultan Agung, dan Brawijaya.

Baca Juga : Akademi Persib Dapat Banyak Pengalaman Selama Berlatih di Qatar

Sementara 17 stadion yang sudah dikunjungi yaitu Stadion Patriot Candrabhaga, Stadion Wibawa Mukti, Stadion Indomilk Arena, Stadion Gelora BJ Habibie, Stadion Segiri, Stadion Demang Lehman, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Jatidiri, Stadion Sriwedari, Stadion Manahan, Stadion Gelora Bung Tomo, Stadion Gelora Joko Samudro, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Stadion I Gusti Ngurah Rai, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Stadion Gelora Bangkalan dan Stadion Maguwoharjo.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Terdapat beberapa aspek rangkaian pengecekan yang melibatkan personel dari tim PSSI dan LIB itu, yakni aspek infrastruktur, keamanan dan keselamatan, kemudian aspek bidang pertandingan (match operation), serta aspek host broadcaster (HB).

"Proses standardisasi ini memang perlu kami lakukan agar seluruh stadion yang akan dipakai oleh klub-klub Liga 1 memiliki standar yang sama sesuai aspek-aspek yang berlaku saat ini. Terlebih adanya rencana kami menerapkan VAR (Video Assistant Referee), maka kualitas lampu penerangan stadion pun juga harus ada peningkatan," ujar Direktur Utama LIB, Ferry Paulus dalam rilisnya.

Tidak hanya standarisasi stadion, dalam waktu yang hampir bersamaan, Mabes Polri pun melakukan re-risk assesmentstadion-stadion yang dipakai di Liga 1.

Seperti diketahui, risk assesment dari Mabes Polri memberikan penilaian dalam tiga kategori, yakni layak menggelar laga dengan penonton, layak menggelar laga tanpa penonton, dan tidak layak menggelar pertandingan.

Parameter yang digunakan untuk risk assesment temasuk kelengkapan infrastruktur, mitigasi bencana, jalur evakuasi, dan standar prosedur pelaksanaan pertandingan.

Baca Juga : Thirteen Football Academy Kembali Gelar Roadshow Bersama Atep dan Dias Angga

"Jadi apa yang dilakukan PSSI dan LIB berbeda dengan pihak Mabes Polri. Kami tidak menentukan kelayakan suatu stadion, dan kaitannya dengan kapasitas jumlah penonton itu ranahnya juga ada di Mabes Polri," tandas Ferry Paulus.**

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Helmi MP | Editor: Helmi M Permana

Piksi

Berita Terkini