Rencana Persib Usai Kantongi Izin Bermarkas di GBLA: Dari Mekanisme Pengamanan Hingga Lokasi Penukaran Tiket Fisik

Rencana Persib Usai Kantongi Izin Bermarkas di GBLA: Dari Mekanisme Pengamanan Hingga Lokasi Penukaran Tiket Fisik Stadion GBLA. (Adam Husein/Republik Bobotoh)

REPUBLIK BOBOTOH - Persib Bandung sudah mengantongi restu dari pihak kepolisian untuk menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung pada gelaran Liga 1 2022/2023.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono.

Teddy Tjahjono menjelaskan pihak kepolisian sangat mendukung langkah Persib untuk menggunakan Stadion berkapasitas 38.000 tersebut.

Pria berkacamata itu mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mendukung Persib untuk dapat menggelar pertandingan kandang di stadion GBLA selama kompetisi musim 2022/2023.

Dalam mempersiapkan laga kandang di Stadion GBLA, tim Panitia Pelaksana (Panpel) akan memberlakukan pengetatan secara maksimal bagi seluruh Bobotoh yang akan masuk ke dalam stadion tersebut.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Pengetatan tersebut akan dilakukan di seluruh pertandingan kandang Persib.

Baca Juga : Polda Jabar Jelaskan Alasan Batasi Kapasitas Stadion GBLA saat Laga Kandang Persib

"Kami ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, yang telah mengizinkan dan mendukung kami untuk menggelar seluruh pertandingan kandang (home) di stadion kebanggaan kami, yaitu GBLA. Kami tentunya akan banyak melakukan inisiatif terkait penangangan seluruh pertandingan Persib agar dapat lebih baik lagi," ungkap Teddy seperti dalam siaran per yang diterima.

Sebelumnya Panpel Persib telah melakukan koordinasi secara intens dengan pihak kepolisian terkait perizinan penggunaan stadion GBLA dan juga penyelenggaraan seluruh pertandingan kandang Persib.

Lalu hasil dari pertemuan yang telah digelar pada hari Selasa, 19 Juli 2022 kemarin, pihak kepolisian telah memberikan izin untuk menggelar pertandingan kandang di stadion GBLA

Sesuai hasil diskusi dan rekomendasi dari pihak kepolisian tersebut, tentunya tim Panpel Persib harus melakukan pengetatan dari berbagai aspek pertandingan.

Hal itu harus dilakukan sebagai bentuk upaya perbaikan sistem yang sudah berjalan selama ini, dimana salah satunya mekanisme penjualan ticket tersebut tetap dilakukan 100 persen secara online melalui Persib Apps dan website resmi https://persib.co.id/.

Setelah itu ketentuan sistem pembelian satu tiket untuk satu NIK/KTP pun tetap diberlakukan, karena sistem tersebut teridentifikasi langsung dengan aplikasi Peduli Lindungi.

Selain itu, seluruh Bobotoh yang ingin membeli tiket pun dipastikan harus sudah melakukan dua kali vaksin dan juga booster.

Hal ini merupakan ketentuan dari pemerintah, sebab pandemi Covid-19 belum berakhir, yang artinya bagi siapapun yang belum melakukan vaksin dan booster.

Tentunya tidak bisa mengakses pembelian tiket dan tidak bisa menonton serta mendukung secara langsung pertandingan Persib di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Teddy Tjahjono menambahkan bahwa sistem ini diberlakukan sebagai hasil evaluasi dari penyelenggaraan turnamen Piala Presiden 2022 yang lalu.

"Sistem yang diberlukan saat ini, tidak lain ini demi menciptakan suasana dan iklim pertandingan yang kondusif, nyaman dan aman saat menonton dan mendukung Persib dalam setiap laga di kompetisi Liga 1 tahun 2022/2023," tambahnya.

Penyesuakan sistem tiket juga dilakukan setelah Bobotoh mendapat tiket elektronik yang dikirim lewat pesan singkat melalui Whatsapp atau pesan email.

Nantinya setiap pembeli harus menukarkan elektronik tiket tersebut di hari pertandingan di beberapa lokasi yang sudah ditentukan.

Kemungkinan akan menjadi alternatif tempat pengambilan tiket fisik, diantaranya di area Stadion Siliwangi, Lapangan Lodaya, GOR C-TRA Arena, Area Sabuga dan Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung, dimana akan mulai dilayani dari pukul 09.00 WIB.

Selain itu, untuk memaksimalkan proses pengamanan sebelum dimulainya pertandingan, tim Panpel Persib pun akan menerapkan sistem screening yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Hal itu sebagai cara untuk meminimalisir dan menghindari dari para Bobotoh yang tidak memiliki tiket.

Apabila ditemukan yang tidak memiliki tiket, tentunya Bobotoh tersebut pun akan langsung diminta pulang dan disarankan untuk menonton dan mendukung Persib dari rumah.

Sehingga hal itu dapat menghindari penumpukan kerumunan dari para Bobotoh tak bertiket dan menciptakan lingkungan pertandingan yang tertib.

Kemudian, sesuai kesepakatan dengan pihak kepolisian, tim Panpel Persib juga tidak akan menyediakan fasilitas layar lebar di area luar stadion GBLA selama pertandingan Persib.

Karena sekali lagi hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan kerumunan para Bobotoh yang tidak memiliki tiket.

Untuk proses screening pertama, akan dilakukan di beberapa titik di sekitaran area Gedebage yang menjadi akses utama menuju stadion GBLA, diantaranya akses dari Jl Cimencrang/Masjid Al Jabbar, akses dari Arah Sapan, Ciwastra & Gedebage, lalu akses dari Arah Rancaekek.

lalu untuk proses screening kedua, akan dilakukan di area pintu gerbang utara, timur dan selatan yang menjadi akses utama untuk masuk kedalam area stadion GBLA.

Diantaranya di titik Gerbang Utara (dekat Gate S, T, P, Q), titik Gerbang Timur (dekat M, L), titik Gerbang Selatan (akses masuk tim Panpel & VVIP yang memiliki ID Card resmi).

Tim Panpel Persib juga akan membuka lebih banyak pintu dan membukanya H-3 jam sebelum kick off pertandingan untuk menghindari penumpukan dan antrian seluruh Bobotoh yang akan masuk kedalam stadion.

Baca Juga : Rumor Kepindahan I Made Wirawan Akhirnya Terjawab

Sementara untuk proses final screening, akan dilakukan oleh petugas yang akan didampingi oleh pihak aparat keamanan dengan melakukan scan barcode pada ticket fisik yang sebelumnya telah di proses verifikasi.

Lalu melakukan Body checking secara detail dan ketat kepada seluruh Bobotoh yang akan masuk ke dalam stadion untuk menghindari dari para Bobotoh yang membawa flare, kembang api, senjata tajam dan barang-barang terlarang lainnya yang dapat mengganggu proses berjalannya pertandingan.**

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Raffy Faraz | Editor: Helmi M Permana

Piksi

Berita Terkini